
Surakarta, – Organisasi Sentir Nusantara resmi memasuki babak baru kepemimpinan dengan dilantiknya Adhityo Utomo (Gembul) sebagai Ketua Umum DPC Sentir Nusantara Surakarta periode 2026–2031. Pelantikan yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, di Hotel Minoa tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah pengembangan seni budaya sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., dan berlangsung dalam suasana khidmat serta penuh kehangatan. Pelantikan kepengurusan ini juga menjadi agenda strategis yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pelaku seni, budaya, dan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Astrid Widayani menegaskan pentingnya kolaborasi antarkomunitas untuk mendukung kemajuan Kota Solo sebagai kota budaya sekaligus kota kreatif. “Sebagai kota kreatif selain kota budaya, sudah seharusnya Kota Solo mampu berkolaborasi dan bersinergi dalam mengembangkan UMKM agar naik kelas. Karena itu, seluruh anggota harus kompak, memiliki visi yang sama, dan menjadikan UMKM sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi Kota Solo,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat, perwakilan daerah, serta anggota Sentir Nusantara dari berbagai wilayah. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya dukungan terhadap kepengurusan baru sekaligus komitmen bersama untuk membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif dan berdampak luas. Sosok Adhityo Utomo yang akrab disapa Gembul dinilai sebagai figur yang tepat untuk memimpin organisasi.
Selain dikenal sebagai pengusaha sukses dan pendiri Harmoni WO dan Catering, ia juga memiliki perjalanan karier yang panjang di dunia hiburan sebagai Master of Ceremony (MC) dan announcer. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam membangun kepemimpinan yang adaptif, komunikatif, dan inovatif. Mengusung slogan “Seniman Terampil, Humanis, Berintegritas, dan Rasional,” Adhityo berkomitmen menjadikan Sentir Nusantara sebagai organisasi yang tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga mampu menciptakan ruang pemberdayaan bagi para seniman agar berkontribusi dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum DPC Sentir Nusantara Surakarta, Adhityo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. “Ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Bersama seluruh pengurus dan anggota, mari kita rekatkan kebersamaan, memperkuat fondasi organisasi, dan memastikan Sentir Nusantara mampu memberikan dampak yang semakin nyata dan positif bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan seni budaya Kota Solo yang dikenal dengan julukan “Solo Kutho Budoyo.” “Besar harapan saya Sentir Nusantara DPC Surakarta dapat mengembangkan keragaman seni budaya di kota ini. Kami siap bersinergi erat dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam mengembangkan, mewadahi, serta menampilkan seluruh potensi seni dan budaya yang dimiliki Surakarta,” tambahnya.
Sebagai langkah awal kepengurusan baru, Sentir Nusantara juga telah menyiapkan berbagai program dan kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat luas. Sejumlah pertunjukan akan turut memeriahkan rangkaian agenda organisasi, menghadirkan penampilan Pecas Ndahe, Wawin, Staso Didi Kempot, Ketoprak Humor Eko Ranotoguthel, hingga sajian dangdut jadul yang akan ditutup dengan penampilan spesial Dimas Tedjo.
Pelantikan ini sekaligus menegaskan visi Sentir Nusantara untuk menjadi wadah penggerak pelestarian dan pengembangan seni budaya Nusantara yang kreatif, berdaya saing, dan inklusif. Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pertunjukan seni, pemberdayaan komunitas budaya, serta kolaborasi lintas sektor, organisasi ini bertekad menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan seni budaya Indonesia.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar pengurus serta anggota. Lebih dari sekadar seremoni, pelantikan ini menjadi simbol lahirnya semangat baru Sentir Nusantara Surakarta untuk terus bertumbuh, memperkuat kolaborasi, serta mengambil peran aktif dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya bangsa di tengah dinamika zaman. (chan)
