Surakarta, – Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo, menggelar kegiatan reses hari pertama pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, di Kampung Becak, Kelurahan Jajar, Kota Surakarta. Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, Ketua RW 08, para ketua RT, serta warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Prasetyo menyampaikan bahwa tema utama reses kali ini adalah akselerasi ekonomi kreatif berbasis potensi lokal dan pengembangan tata kota cerdas serta ramah lingkungan. Menurutnya, pengembangan ekonomi masyarakat harus memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah, didukung dengan penataan kota yang berkelanjutan. Selain menyerap aspirasi masyarakat,
Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan itu juga memaparkan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Kota Surakarta mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah sektor pendidikan dan lingkungan hidup. Untuk bidang pendidikan, Pemerintah Kota Surakarta berencana meningkatkan dukungan anggaran bagi pendidikan dasar, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pemberian bantuan pendidikan bagi siswa di sekolah swasta yang diprioritaskan bagi keluarga dengan kategori Desil 1 hingga Desil 4, sehingga diharapkan dapat mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2027.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana hangat, penuh dialog, dan interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta usulan pembangunan di lingkungan mereka. Diharapkan hasil reses ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan Kota Surakarta yang lebih berpihak kepada kebutuhan masyarakat. (pakde)
